Kampung Terih, Kampung Tua di Batam Juara Favorit Anugerah Pesona Indonesia 2018

kampung terih 2
Foto - oinstagram/kampungterih
Kampung Terih, Kampung Tua di Batam Juara Favorit Anugerah Pesona Indonesia 2018 - Sungguh menjadi hal yang membanggakan ketika kampung menjadi destinasi wisata para wisatawan. Bukan hanya wisatawan lokal, melainkan juga wisatawan mancanegara.

Salah satunya Kampung Terih yang berstatus kampung tua. Disebut kampung tua karena sudah ada sebelum Kota Batam dibangun tahun 1973. Tentu saja bukan hanya Kampung Terih yang menjadi kampung tua di Batam. Ada Tiangwangkang, Tanjungpiayu Laut, Tanjunguma, Bagan dan sebagainya. Namun Kampung Terih yang masuk wilayah Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa sengaja dikelola sebagai lokasi wisata alam.

Fakta Kampung Tua Terih

Ada beberapa hal yang harus sobat ketahui tentang Kampung Tua Terih ini. Setidaknya ada referensi mengapa harus mengunjunginya. Berikut ini adalah beberapa hal yang terkait dengan keberadaan Kampung Tua Terih, Kota Batam.

Berhadapan dengan Batam Center

Kampung Tua Terih luasnya kurang lebih 12 hektare. Keunikannya ialah, dari kampung ini sobat bisa menyaksikan kemegahan Batam Center. Kampung Tua Terih dan Batam Center hanya dibatasi alur laut yang dangkal.

Posisi ini memberikan kelebihan bagi para pengunjung untuk menikmati suasana perkampungan namun latar belakangnya sebuah kota modern. Di kampung ini rumah warganya sangat sederhana, sementara di ujung sana gedung-gedung megah menantang langit di Batam Center.

Destinasi Wisata Digital ke-7

Tahu nggak sobat, Kampung Tua Terih merupakan destinasi wisata digital ke-7 dari 30 destinasi wisata digital di seluruh Indonesia. Kampung ini secara resmi diluncurkan sebagai kampung wisata digital pada tanggal 10 Desember 2017.

Berdasarkan data dari Kemenpar, pada 2016, sekitar 49 persen wisatawan di Indonesia berasal dari generasi milenial. Mereka adalah anak-anak muda yang berumur di bawah 35 tahun, dan angkanya diperkirakan akan meningkat. Pariwisata digital adalah cara paling ampuh untuk mendongkrak kunjungan wisata sebuah lokasi.

Dengan informasi digital, siapa saja dengan mudah dapat menemukan lokasi serta foto-foto yang diunggah para pengunjung ke platform digital seperti media sosial, blog dan sebagainya.

Kekayaan Kuliner Melayu

Begitu diluncurkan sebagai destinasi wisata digital, kuliner lokal pun menjadi suguhan menarik para pengunjung. Tak bisa dielakkan, Melayu memiliki beragam makanan dan minuman yang tak ada di daerah lain.

Semakin ramainya Kampung Terih pun menggeliatkan wisata kuliner di kampung ini. Berbagai makanan Melayu yang mungkin susah ditemukan di perkotaan masih bisa dinikmati di Kampung Terih. Hmm pasti nikmat bersantap di tengah suasana kampung tua.

Spot Foto Instagramable

Bagi pengunjung yang doyan berfoto, pilihan mengunjungi Kampung Terih adalah hal yang tepat. Di sini tersedia spot-spot foto yang bagus dan bisa dijadikan unggahan di medsia sosial. Dibuat di beberapa tempat, baik yang memang didesain sebagai spot foto atau sarana penunjang yang ada.

kampung terih 1
Foto - instagram/kampungterih
Ada rerimbunan hutan bakau di pelantar kayu, pantai, pondok-pondok bersantai. Sementara kebutuhan pokok pengunjung seperti toilet dibangun sejak kampung ini direncanakan sebagai destinasi wisata.

Turis dari Belasan Negara

Hebatnya wisaua digital ialah begitu mudahnya mengakses informasinya lewat internet. Dan inilah yang ternyata menjadi pintu bagi turis dari 16 negara di dunia mengetahui Kampung Terih dan mengunjunginya. Data dari pengelola Kampung Terih, Desember 2017 hingga Oktober 2018 menunjukkan lonjakan jumlah kunjungan.

Rentang waktu itu trus mancanegara yang datang deri Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Rusia, Thailand, India, Korea, Trinidad Tobago, Polandia, hingga Ukraina. Kemudian ada juga turis asing dari Tiongkok, Brasil, Italia, Prancis, hingga turis asal Inggris. Seperti saya katakan tadi, para turis mengetahui Kampung Terih dari media sosial.

Sentuhan Komunitas PARI

Salah satu elemen anak muda yang turut mendukung lahirnya Kampung Terih ialah Komunitas PARI. Dengan tenaga dan biaya seadanya mereka berpikir agar kampung ini menjadi tempat wisata unggulan. Bersama pemilik lahan akhirnya dibuatlah rencana dan pembangunan fasilitas demi fasilitas dikerjakan secara bertahan.

Kayu-kayu hutan dimanfaatkan untuk membangun pondok, pelantar dan aneka spot. Belakangan kampung ini didukung oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat. Salah satunya masuk nominasi API dan menjadi salah satu juaranya.

Komunitas PARI adalah sebuah komunitas penjelajah alam Kepri yang mempunyai visi untuk mengangkat wisata dan sejarah kampung tua di Batam. Komunitas ini merupakan bagian dari Genpi Kepri dan Genpi Batam.

Desa Wisata Pertama Genpi

Genpi adalah singkatan dari Generasi Pesona Indonesia. komunitas relawan yang cinta pariwisata. Generasi Pesona Indonesia selaras dengan branding Pariwisata Indonesia yaitu Pesona Indonesia dan berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata.

Nah, tahukah sobat jika Kampung Terih ternyata desa wisata pertama yang dibentuk, diciptakan dan dikembangkan oleh anggota Genpi di Indonesia. Jadi jika ada yang berpikir Genpi itu hanya bisa membuat viral sebuah lokasi wisata itu salah. Mereka juga ikut membentuk dan mengangkatnya.

Pelantar Kayu 75 Meter

Seakan melangkah ke tengah laut, begitulah jika sobat berjalan di atas permukaan pelantar kayu yang dibuat di Kampung Terih. Mengembangkan konsep ekowisata, di sini ada pantai, mangrove dan budaya sejarah.

Pelantar sepanjang 75 meter ini menjadi tempat yang paling banyak dijadikan objek foto. Dari sepanjang pelantar, pengunjung bisa menikmati datangnya senja. Warna langit begitu memesona. Pelantar juga dibuat mengelilingi area bakau sepanjang kurang lebih 100 meter.

Tinggi Itu Asyik

Bukan hanya pelantar, di sini ada rumah pohon tingkat tiga di pepohonan setinggi 17 meter lho. Menikmati sunset di pelantar dan rumah pohon menurut saya sama menantangnya. Yang takut air pasti menghindari pelantar yang menjorok ke tengah laut.

Sedangkan yang takut ketinggian lebih baik berfoto di pelantar hehe. Rumah pohon diakui pengunjung sebagai lokasi berfoto yang memacu adrenalin.

kampung terih 3
Foto - instagram/kampungterih

Camping Firendly

Sementara pengunjung yang merencanakan berkemah bisa memilih pantai yang bisa menampung 20 sampai 30 tenda. Nggak kebayang kan sobat luasnya area untuk berkemah ini.

Namun, bagi yang datang berkemah harus mengindahkan beberapa aturan yang pada intinya jangan merusak lingkungan atau alam. Kampung tua Terih harus tetap dijaga kelestariannya.

Basis Militer

Dari sisi sejarah, Kampung Terih pada masa Perang Dunia II pernah menjadi basis bagi tentara Jepang. Mereka menjadikannya gudang-gudang senjata di sepanjang pesisir pantai kampung Terih. Jika sobat datang ke sini, silakan mengikuti lokasinya dan akan ditemukan tapak-tapak bangunan berbentuk gudang.

Penyelamatan Penyu

Kampung Terih memang komplit. Bahkan di sini sobat bisa melihat bagaimana penyu-penyu diselamatkan. Hewan yang tertangkap jaring nelayan akan diambil dan ditempatkan di lokasi khusus agar mereka bisa kembali dilepaskan ke alam pada saatnya.

Jenis penyu yang sering tertangkap adalah penyu hijau dan penyu sisik yang merupakan jenis satwa yang dilindungi. Untuk melindungi satwa ini, komunitas PARI Batam dan Pokdarwis Kampung Terih telah mengikat kerja sama dengan BKSDA Batam.

Inilah hebatnya Kampung Terih, tak hanya menjual wisata namun juga peduli dengan mahluk lain seperti penyu. Bahkan bukan hanya penyu, ada wacana untuk menjadikan tempat ini sebagai pelestari elang laut.

Semoga informasi tadi membantu sobat yang ingin berkunjung ke Pantai Terih. Selamat berlibur. ***

0 Response to "Kampung Terih, Kampung Tua di Batam Juara Favorit Anugerah Pesona Indonesia 2018"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel