Bintan Mangrove, Ekowisata Terbaik di Asia Pasifik

Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau dianugerahi keindahalan alam yang begitu memesona. Jauh sebelum tempat-tempat wisata di Kepri digaungkan, orang luar negeri bahkan sudah lebih dahulu mengenal Lagoi. Namun saat ini wisata Bintan terus berkembang, salah satunya Bintan Mangrove.

bintan mangrove 2
Foto oleh hendro_kuswoyo/instagram.
Bintan mangrove adalah ekowisata yang ada di Sungai Sebong. Seperti namanya, destinasi wisata ini menyajikan alam yang sangat kental. Akan terkenang oleh mereka yang selama ini bergelut dengan kebisingan kota. Tempatnya sunyi, hanya air dan rapatnya bakau terlihat sepanjang perjalanan.

Rasanya sulit melukiskannya dengan kata-kata. Karena di sini Anda akan menjalani perjalanan yang terasa sampai ke hati. Dan sebagian besar pengunjung yang usai menyusuri Bintan Mangrove akan terbuka kesadarannya bahwa alam begitu berarti bagi kita, manusia.

Penghargaan Emas PATA

Bintan mangrove mamang bukan sekadar tumbuhan bakau yang disulap oleh Bintan Mangrove Discovery Tours menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepulauan Riau. Pada tahun 2003, Bintan Mangrove Discovery Tours mendapatkan penghargaan emas dari PATA (Pacific Asia Travel Association) untuk Proyek Ekowisata.

Apa yang dikerjakan Bintan Mangrove Discovery Tours rupanya menarik perhatian PATA. Bagaimana pengelola berusaha untuk menjaga kelestarian hutan mangrove yang sangat bernilai ekonomis. Dari zaman dahulu, kayu bakau terkenal bahan paling bagus untuk membuat arang.

Jika masyarakat setempat tidak doberikan kesadaran, bisa saja mangrove yang ada ditebang hanya untuk kebutuhan perut. Nyatanya Bintan Mangrove Discovery Tours bisa memberikan pemahaman dan Bintan Mangrove bisa dikenal sampai seperti ini.

Pemberian penghargaan sebagai ekowisata terbaik di Asia Pasifik ini membuat penasaran wisatawan. Baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

Pesona Bintan Mangrove

Menyusuri Sungai Sebong sepanjang 6,8 kilometer menggunakan moda transportasi khusus yang memanjakan penumpangnya adalah perjalanan penuh pesona. Air sungai yang begitu tenang, pepohonan mangrove yang menghijau, semua menyapa Anda.

bintan mangrove 1
Foto oleh tour_bintan/instagram
Siapkan kamera Anda karena tiba-tiba saja di pepohonan terlihat monyet bergelantungan. POlah dan tingkah mereka selalu menark untuk dilihat secara langsung. Mereka tampak bahagia bisa berada di habitatnya, bukan dikurung di sebuah taman buatan.

Juga bisa menyaksikan kingfisher dan berang-berang. Saya percaya, tidak banyak diantara Anda yang sudah menyaksikan secara langsung rupa berang-berang. Di Bintan Mangrove, Anda akan menemukan penampakan hewan air yang memiliki gigi kuat dan rajin mengerat kayu ini.

Sementara pompong yang membawa Anda melaju membelah Sunagi Sebong, amati pepohonan dengan cermat. Sebab di sana masih banyak tinggal ular pohon. Dan saat malam hari, ribuan kunang-kunang akan membentuk sumber cahaya alami. Mereka ada di semak-semak, tak ubahnya hiasan lampu di pohon natal.

Fauna lain yang bisa Anda saksikan di Bintan Mangrove ialah bangau ungu yang ditemukan di antara dataran rendah pada saat air surut. Namun lebih dari itu semua, kedamaian hatilah yang akan Anda rasakan saat mengikuti paket tur dengan menyusuri Sungai Sebong.

Selain itu Anda bisa menapaki pelantar atau jembatan-jembatan kayu di antara batang-batang bakau. Dan urusan makan jangan khawatir, ada pondok-pondok makan yang akan melunasi dahaga atau lapar Anda.

Tentang Mangrove

Bakau merupakan tanaman yang memiliki batang sangat kuat dan fungsional. Hidupnya penuh warna karena bisa sja tumbub dari air laut ke air tawar dan air payau atau sebagian air garam diantaranya. Akar mangrove sangat kuat.

Berdasarkan penelitian akarnya itu menciptakan sistem pengolahan air alami yang secara efisien menyerap nutrisi dari air. Para ahli memperkirakan bahwa satu hektar hutan mangrove mampu melakukan pekerjaan setara dengan pabrik pengolahan air mekanis buatan manusia.

bintan mengrove 4
Foto oleh travellerbintan/instagram
Akar bakau juga menyerap nutrisi dari air sehingga baik untuk pembibitan ikan karang dan udang. Dan para pakar mengujinya di laboratorium, mangrove diketahui melindungi pantai dari abrasi dan tsunami yang merusak.

Bicara tentang Bintan Mangrove, gelombang yang masuk dan keluar di Sungai Sebong membersihkan sungai dari sampah dan daun mati. Akibatnya memunculkan ekosistem air yang sehat dan jernih.

Alam Bintan Mangrove adalah Anugerah

Agar bisa menikmati perjalanan menyusuri Bintan Mangrove, Anda bisa naik perahu tepat ke sumber Sungai Sebong. Selanjutnya percayakan saja perjalanan mendebarkan Anda ke tangan para profesinoal yang tergabung dalam Bintan Mangrove Discovery Tours.

Bintan Mangrove berada di dekat kawasan wisata Bintan Resorts. Lokasi ini agaknya memang sudah digariskan untuk menjadi destinasi wisata yang mendunia. Perahu Anda seakan-akan membelah hutan bakau dengan alurnya yang berkelok-kelok.

Sungai Sebong memiliki sumber air di danau di lereng bukit yang perairannya dikumpulkan dari hujan dan bukan dari tanah sebagai mata air.

Di sepanjang sungai ini Anda akan mengetahui jika bakau itu jenisnya beragam. Bintan Mangrove memiliki empat jenis, yaitu Avicennia, Rhizophora, Bruguiera dan Xylocarpus .

Avicennia adalah jenis bakau dengan akar pensil, ditemukan di tepian berpasir yang memiliki akar pernafasan seperti pensil dan bunga kuning kecil. Jenis ini memiliki toleransi air asin terbesar. Sedangkan Rhizopora adalah bakau dengan akar tengkorak. Akar ini memungkinkan arus bebas pasang surut dengan melayang di atas tanah sambil tetap memberikan perlindungan pantai.

Yang memiliki akar lutut disebut Bruguiera, ditemukan di daerah dengan campuran garam dan air tawar, dan bisa tumbuh setinggi 30 meter. Beberapa memiliki bunga merah yang cantik. Janis terakhir ialah bakau dengan bentuk akar pita atau disebut Xylocarpus. Jsnis ini didominasi air tawar dan menghasilkan buah seukuran sepak bola.

Menangkap Ikan

Bila ingin, Anda bisa mencoba menangkap ikan bersama para warga setempat. Jangan berharap Anda melakukannnya dengan peralatan modern. Masyarakat sudah diedukasi jika wilayah ini merupakan destinasi wisata yang memberikan dampak ekonomi juga ke warga sekitar.

Justru di sinilah keunikannya, dan sudah tak terhitung wisatawan yang mencobanya. Pertama silakan lihat nelayan lokal menangkap ikan dengan bubu, tangkul dan jala. Selanjutnya silakan Anda praktik dan melakukannya.

bintan mangrove 3
Foto oleh arifhidayatullah21/instagram
Penggunaaan peralatan tradisional dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menarik perhatian pengunjung. Tak jarang atraksi wisata yang dilakukan olah para wisatawan menjadi hiburan sendiri. Ada yang gagal mendapatlan tangkapan, terpelanting atau terjatuh ke sungai.

Tempat Bermalam Terdekat

Anda bisa memilih beberapa tempat bermalam di bawah ini. Silakan hubungi nomor yang tersedia untuk mendapatkan informasi selengkapnya. Atau, gunakan cara kekinian yaitu dengan browsing.

Bintan Lagoon Resort

Alamat: Jl. Situs Indera Segara A12, Lagoi, Teluk Sebong, Sebong Lagoi, Tlk. Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 29155, Indonesia
Telepon: +62 770 691388

Banyan Tree Bintan

Alamat: Jalan Teluk Berembang, Laguna Bintan Resort, Lagoi, Sebong Lagoi, Tlk. Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 29155, Indonesia
Telepon: +62 770 693100

Club Med Pulau Bintan

Alamat: Jalan Perigi Raya Lot A11, Lagoi Bintan Utara, Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau 12920, Indonesia
Telepon: +62 770 692801

Rute ke Bintan Mangrove

Bagi Anda yang menggunakan pesawat, akses terdekat ke Bintan Mangrove masih melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah yang ada di Kota Tanjungpinang. Bandara ini diterbangi sejumlah maskapai yaitu Garuda, Lion, Wings dan Susi Air. Penerbangan ke dan dari Jakarta ada setiap hari.

Dari bandara ini Anda masih harus menempuh perjalanan paling lama satu jam menggunakan taksi atau mobil sewa. Lamanya perjalanan tadi dengan asumsi kecepatannya rata-rata. Rata-rata sopir taksi tahu di mana itu Bintan Mangrove.

Selamat berlibur ke Bintan Mangrove. ***

0 Response to "Bintan Mangrove, Ekowisata Terbaik di Asia Pasifik"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel